Puncak B29, Destinasi Favorit Di Lumajang Selama Liburan

Bukit 29 atau B29 merupakan tempat wisata yang dikenal dengan nama "Negeri Di Atas Awan". Salah satu destinasi wisata di Jawa Timur ini berada di Kabupaten Lumajang dan menjadi kawasan favorit turis yang ingin menikmati suasana asri pegunungan.

Puncak B29 adalah salah satu bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Untuk mencapai Puncak B29 ini, anda akan melalui medan yang cukup sulit mulai dari kondisi jalan yang tidak sepenuhnya di aspal akan tetapi terdiri dari kombinasi aspal, paving blok dan tanah. Selain itu tingkat kemiringan rute pun sekitar 10 hingga 40 derajat dengan memiliki beberapa tikungan yang cukup tajam yang menjadi khas wilayah pegunungan.

Puncak B29, Destinasi Favorit Di Lumajang Selama Liburan

"Di sisi kanan dan kiri jalanan desa yang memiliki lebar bervariasi antara satu hingga 3 meter ini adalah ladang yang dimiliki oleh warga suku Tengger," jelas salah satu wisatawan, Muhammad Arsal Sahban.

Pria yang dipanggil Arsal tersebut bahwa ladang yang dimiliki oleh Suku Tengger tersebut berbeda dengan ladang pada umumnya. Ladang Suku Tengger tersebut ditanami dengan kubis, kentang dan bawang daun dengan kemiringan mencapai 70 derajat.

Tidak hanya panorama dari ladang Suku Tengger yang akan dinikmati sepanjang perjalanan. Anda juga akan melihat barisan bukit dan juga lembah hijau yang ditutupi oleh kabut membuat perjalanan ini menjadi sangat menarik.

Ketika sampai di gerbang utama B29, satu per satu motor akan berhenti dan parkir di sekitaran pintu masuk tersebut. Para pengunjung setelah itu diwajibkan mendaki sekitar 100 meter untuk bisa mencapai Puncak B29 ini.

"Salah satu daya tarik dari B29 ini bagi wisatawan adalah panorama ketika sunrise atau matahari terbit. Hal ini menyebabkan banyak wisatawan yang memilih perjalanan tengah malam sehingga dapat mencapai puncak pada pukul 04:00 WIB. Tidak sedikit pengunjung yang membawa tenda keatas bukit yang dulu disebut dengan Bukit Songolikur," lanjut Arsal.

Puncak B29, Destinasi Favorit Di Lumajang Selama Liburan

Puncak B29 ini memiliki ketinggian sekitar 2.900 meter diatas permukaan laut sehingga para wisatawan akan dapat dengan mudah melihat jajaran pegununan Tengger didepan mereka.
"Pengunjung Puncak B29 dapat menikmati detik-detik matahari terbit dari ufuk timur. Awan "Tumpah" pun dapat dilihat dengan jelas baik dari sisi barat atau sisi timur. Akan tetapi pemandangan awan "Tumpah" ini paling menarik dilihat dari arah barat atau pantai pasir di Gunung Bromo yang memiliki puncak setinggi 2.392 MDPL," ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kapolres Lumajang ini menjelaskan bahwa pihak kepolisian juga mengerahkan personel untuk memastikan keamanan di Puncak B29 ini tetap terjaga mengingat animo masyarakat yang sangat tinggi berkunjung ke puncak ini sehingga menjadi rawan tindak kriminal seperti pencopetan.

"Kami memerintahkan anggota untuk rutin berpatroli di sekitar B29 ini. Tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman bagi pengunjung untuk dapat menikmati keindahan alam yang dimiliki oleh B29.," ujarnya kembali.

Puncak B29 sendiri memiliki legenda khusus sehingga disebut sebagai Negeri Di Atas Awan. Legenda ini berhubungan dengan tradisi masyarakat lokal yang menggunakan B29 sebagai tempat untuk melakukan ritual.

"Ada kepercayaan masyarakat sekitar terutama Suku Tengger bahwa ketika berdoa dan memohon sesuatu di Puncak B29 maka permohonan tersebut akan terkabul dengan cepat. Bahkan pemohonan tersebut cukup diucapkan didalam hati saja," ungkap pria yang berpangkat AKP tersebut.

Dahulunya menurut AKP Arsal, banyak masyarakat yang berkunjung ke puncak B29 memohon untuk dimudahkan jodoh ataupun memohon supaya tanaman kentangnya cepat tumbuh dan subur.
"Jadi tempat ini tergolong suci untuk masyarakat lokal karena ini tempat untuk memuja para leluhur serta tempat untuk menyampaikan doa," kata Arsal.

Post a Comment

0 Comments