Dengan Hanya Rp 100 Ribu Sudah Dapat Mencoba Snorkeling Di Pantai Karang Bale, Carita

Sejumlah penggiat wisata di Carita, saat ini tengah sibuk mempromosikan serta mengkampanyekan "Selat Sunda Aman" dan "Pandegland Bangkit". Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan terus melakukan inovasi serta kreasi untuk menambah destinasi wisata baru di sekitar Carita.

Salah satu destinasi wisata yang paling anyar di Carita adalah wisata bawah laut yang berada di Pantai Karang Bale, Desa Sukarame, Kecamatan Carita. Destinasi snorkeling ini dibuka bertepatan dengan Idul Fitri 2019.

Dengan hanya merogoh kocek Rp 100.000, turis sudah dapat menikmati wisata bawah laut yang dimana uang sebesar itu sudah sangat ramah dengan masyarakat golong menengah. Pengelola sendiri memberikan paket yang cukup lengkap pada pembukaan dari Pantai Karang Bale yang dimana sudah terdiri dari makanan, obat-obatan, pakaian ganti, guide, banana boat serta alat snorkeling.

Dengan Hanya Rp 100 Ribu Sudah Dapat Mencoba Snorkeling Di Pantai Karang Bale, Carita

Selain paket murah, para fasilitator dari promosi ini juga merupakan orang-orang yang telah memegang izin serta sertifikasi diving dari Kementerian Pariwisata. Di area snorkeling, pengunjung dapat menyaksikan keindahan dari pemandangan bawah laut Pantai Karang Bale yang terdapat 14 ribu jenis terumbu karang yang cantik dan indah sehingga cocok dijadikan lokasi selfie.

Upaya penambahan destinasi ini merupakan salah satu cara kembali menarik wisatawan kembali ke Carita pasca tsunami yang menyebabkan perekonomian warga yang sebagian berharap dari sektor wisata terdampak. Selain itu, ini juga merupakan bagian dari kampanye "Selat Sunda Aman".

Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Carita, Franky Setiadi menjelaskan bahwa destinasi yang berada di Pantai Karang Bale, Carita menawarkan biaya yang sangat murah untuk dapat menikmati pemandangan di bawah laut yang jika dibandingkan tempat lain harganya akan berlipat-lipat lebih mahal dari yang ditawarkan oleh Pantai Karang Bale.

"Mungkin hanya di Carita saja snorkeling itu hanya membayar Rp 100 ribu per orang dan itu sudah dapat berenang sepuasnya di laut, belum lagi sudah include makan minum dan fasilitas lainnya. Pokoknya sudah sangat murah untuk yang namanya snorkeling. Petugasnnya juga bukan abal-abal punya tapi sudah berlisensi semua," kata Franky.

Dirinya menjelaskan bahwa dengan penambahan destinasi wisata ini merupakan bukti kepedulian komunitas snorkeling di Carita dan sekitarnya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat secara mandiri.

"Dalam membuat keramba, mereka swadaya, semuanya swadaya. Ada belasan guide snorkeling yang telah berlisensi dari Kementerian Pariwisata yang siap mendampingi para tamu atau pengunjung. Inilah upaya kami untuk membangkitkan kembali Carita supaya bisa kembali dikunjungi oleh banyak wisatawan seperti sebelumnya. Nanti kami akan juga mencoba berkreasi dengan inovasi baru sehingga Carita bisa menjadi salah satu destinasi favorit bagi para turis," tutup Franky Setiadi.

Post a Comment

0 Comments